Pengertian :

Obat keras atau obat daftar G menurut bahasa belanda “Gevaarlijk” artinya berbahaya maksudnya obat dalam golongan ini berbahaya jika pemakaiannya tidak berdasarkan resep dokter.

Beberapa pengertian obat keras :

- Semua obat uang pada bungkus luarnya oleh si pembuat disebutkan bahwa obat itu hanya boleh diserahkan dengan resep dokter.

- Semua obat yang dibungkus sedemikian rupa yang nyata-nyata untuk dipergunakan secara parenteral, baik dengan cara suntikan maupun dengan cara pemakaian lain dengan jalan merobek rangkaian asli dari jaringan.

- Semua obat baru, terkecuali apabila oleh DEPkes telah dinyatakan secara tertulis bahwa obat baru itu tidak membahayakan kesehatan manusia.

- Semua obat yang tercantum dalam daftar obat keras : obat itu sendiri dalam substansi dan semua sediaan yang mengandung obat itu, terkecuali apabila di belakang nama obat disebutkan ketentuan lain, atau ada pengecualian Daftar Obat Bebas Terbatas.

Contoh :

Acetanilidum, Andrenalinum, Antibiotik, Antihistamin, Apomorphinum Dll.

Penandaan :

Lingkaran bulat berwarna merah dengan garis tepi berwarna hitam dengan huruf K yang menyentuh garis tepi.

CURCUMAE RHIZOMA

Posted: Maret 21, 2009 in Farmakognosi
Tag:

Nama lain : Temu lawak, Koneng gede

Nama tanaman asal : Curcuma xanthhorrhiza

Keluarga : Zingiberaceae

Zat berkhasiat utama/isi : Minyak atsiri yang mengandung felandren dan tumerol, zat warna kurkumin, pati. Kadar minyak atsiri tidak kurang dari 8,2% b/v

Penggunaan : Kolagoga, antispasmodik

Pemerian : Bau khas aromatik, rasa tajam dan pahit

Bagian yang digunakan : Kepingan akar tinggal

Waktu panen :

Panenang dilakukan apabila daun dan bagian diatas yang sudah mengering. Untuk daerah yang musim kemaraunya jelas penanamannya dilakukan pada musim kemarau berikutnya. Di daerah yang banyak dan merata curah hujannya dan tidak jelas musim kemaraunya tanaman dapat dipanen pada umur 9 bulan atau lebih. Cara panen dilakukan dengan membongkar rimpang menggunakan garpu.

Syarat Temulawak kering untuk ekspor :

Warna : Kuning jingga samapi coklat

Aroma : Khas wangi aromatik

Rasa : Pahit, agak pedas

Kelembaban : Maksimim 12 %

Abu : 3-7 %

Pasir : 1 %

Kadar minyak atsiri : Minimal 5%

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup.

 

Pengertian :

Obat keras yang dapat diserahkan kepada pemakainya tanpa resep dokter, bila penyerahannya memenuhi syarat sebagai berikut :

- Obat tersebut hanya boleh dijual dalam bungkusan asli dari pabriknya atau pembuatnya.

- Pada penyerahannya oleh pembuat atau penjual harus mencantumkan tanda peringatan tercetak sesuai contoh. Tanda peringatan tersebut berwarna hitam, berukuran panjang 5cm, lebar 2 cm dan memuat pemberitahuan berwarna putih sebagai berikut :

P No. 1 : Awas! Obat Keras – Bacalah Aturan Memakainya

Contoh : Antihistamin,Choloroquinum,Sulfaguanidinum

P No. 2 : Awas ! Obat Keras – Hanya untuk kumur jangan ditelan

Contoh : Larutan Kalii Chloras, obat kumur mengandung zinc

P No. 3 : Awas! Obat Keras – Hanya untuk bagian luar dari badan

Contoh : Air Burowi, larutan mercury

P No. 4 : Awas ! Obat Keras – Hanya untuk dibakar

Contoh : Serbuk mengandung scopolamin yang untuk dibakar

P. No. 5 : Awas ! Obat Keras – Tidak boleh ditelan

Contoh : Obat kumur

P. No. 6 : Awas ! Obat Keras – Obat wasir, jangan ditelan

Contoh : Suppositoria untuk wasir

Penandaan :

Tanda khusus untuk obat bebas terbatas berupa lingkaran berwarna biru dengan garis tepi berwarna hitam.

CALAMI RHIZOMA

Posted: Maret 7, 2009 in Farmakognosi
Tag:

Nama lain : Dringo, Jaringau,Calamus, Sweetflag

Nama tanaman asal : Acorus calamus

Keluarga : Araceae

Zat berkhasiat utama/ isi : Minyak atsiri mengandung egenol, asaron, asaril aldehida. Zat pahit akorin, zat penyamak, pati, akoretin, tannin. Kadar minyak atsiri tidak kurang dari 2,5% v/b.

Penggunaan : Bahan pewangi, karminativa, insektisida, demam nifas.

Pemerian : Bau khas aromatik, rasa pahit, agak pedas.

Bagian yang digunakan : Akar tinggal

Waktu panen :

Dikumpulkan waktu daun mulai kering, dibersihkan dari semua bagian tanaman lain, tetapi tidak dikupas, biasanya diperoleh dari tanaman berumur 1 tahun. Bila panenan dilakukan kurang dari 1 tahun hasilnya berkurang, dan lebih dari 1 tahun hasilnya masih dapat ditingkatkan.

Penyimpanan : Dalam wadah tertutup.

 

Pengertian :

Obat yang dapat dijual bebas kepada umum tanpa resep dokter, tidak termasuk dalam daftar narkotika, psikotropika, obat keras, obat bebas terbatas dan sudah terdaftar di Depkes R.I.

Contoh :

Minyak kayu putih, OBH, OBP, Tablet Paracetamol, Tab Vitamin dll..

Penandaan :

Tanda khusus untuk obat bebas yaitu lingkaran bulat berwarna hijau dengan garis tepi warna hitam.

Nama lain : Temu Kunci

Nama tanaman asal : Boesenbergiae pandurata (Roxb) sehleat

Keluarga : Zingiberaceae

Zat berkhasiat utama : Minyak atsiri, damar, pati

Penggunaan : Antidiare

Pemerian : Bau aromatik, rasa agak pahit

Bagian yang digunakan : Kepingan akar tinggal

Keterangan :

-Waktu panen : Umur 1 tahun

-Penyimpanan : Dalam wadah tertutup

Simplisia : adalah bahan alamiah yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga, kecuali dinyatakan lain, berupa bahan yang telah dikeringkan.

Simplisia nabati : adalah simplisia berupa tanaman utuh, bagian tanaman atau eksudat tanaman.

Eksudat tanaman : Adalah isi sel yang secara spontan keluar dari tanaman atau isi sel dengan cara tertentu dikeluarkan dari selnya, atau zat-zat nabati lainnya yang dengan cara tertentu dipisahkan dari tanamannya dan belum berupa zat kimia murni.

Simplisia hewani : adalah simplisia yang berupa hewan utuh, bagian hewan atau zat-zat yang berguna yang dihasilkan oleh hewan dan belum berupa zat kimia murni.

Simplisia mineral : adalah simplisia yang berupa mineral (pelikan) yang belum diolah atau dioleh dengan cara sederhana dan belum berupa zat kimia murni.

Alkaloida : adalah suatu basa organik yang mengandung unsur Nitrogen (N) pada umumnya berasal dari tanaman , yang mempunyai efek fisiologis kuat/keras terhadap manusia.

Glikosida : adalah suatu zat yang oleh enzim tertentu akan terurai menjadi satu macam gula serta satu atau lebih bukan zat gula. Contohnya amigdalin, oleh enzim emulsin akan terurai menjadi glukosa + benzaldehida + asam sianida.

Enzim : Adalah suatu biokatalisator yaitu senyawa atau zat yang berfungsi mempercepat reaksi biokimia / metabolisme dalam tubuh organisme.

Vitamin : adalah suatu zat yang dalam jumlah sedikit sekali diperlukan oleh tubuh manusia untuk membentuk metabolisme tubuh. Tubuh manusia sendiri tidak dapat memproduksi vitamin.

Hormon : adalah suatu zat yang dikeluarkan oleh kelenjar endokrin yang mampengaruhi faal, tubuh dan mempengaruhi besar bentuk tubuh.

Pemerian : Adalah uraian tentang bentuk, bau, rasa, warna simplisia, jadi merupakan informasi yang diperlukan pada pengamatan terhadap simplisia nabati yang berupa bagian tanaman (kulit, daun, akar, dan sebagainya)