Obat Bebas Terbatas

Posted: Maret 17, 2009 in Undang-Undang Kesehatan
Tag:

Pengertian :

Obat keras yang dapat diserahkan kepada pemakainya tanpa resep dokter, bila penyerahannya memenuhi syarat sebagai berikut :

– Obat tersebut hanya boleh dijual dalam bungkusan asli dari pabriknya atau pembuatnya.

– Pada penyerahannya oleh pembuat atau penjual harus mencantumkan tanda peringatan tercetak sesuai contoh. Tanda peringatan tersebut berwarna hitam, berukuran panjang 5cm, lebar 2 cm dan memuat pemberitahuan berwarna putih sebagai berikut :

P No. 1 : Awas! Obat Keras – Bacalah Aturan Memakainya

Contoh : Antihistamin,Choloroquinum,Sulfaguanidinum

P No. 2 : Awas ! Obat Keras – Hanya untuk kumur jangan ditelan

Contoh : Larutan Kalii Chloras, obat kumur mengandung zinc

P No. 3 : Awas! Obat Keras – Hanya untuk bagian luar dari badan

Contoh : Air Burowi, larutan mercury

P No. 4 : Awas ! Obat Keras – Hanya untuk dibakar

Contoh : Serbuk mengandung scopolamin yang untuk dibakar

P. No. 5 : Awas ! Obat Keras – Tidak boleh ditelan

Contoh : Obat kumur

P. No. 6 : Awas ! Obat Keras – Obat wasir, jangan ditelan

Contoh : Suppositoria untuk wasir

Penandaan :

Tanda khusus untuk obat bebas terbatas berupa lingkaran berwarna biru dengan garis tepi berwarna hitam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s